artikel

Jiwa-Jiwa yang Sakit – Sindo

Setiap kali melihat orang-orang yang mudah marah, saya selalu merasa ada “rintihan jiwa” yang meradang. Dulu saya berpikir itu urusannya orang-orang politik yang sering kita lihat di televisi. Lalu juga kita temui orang-orang yang fanatik buta, bahkan yang dogmatik, sekalipun mereka memakai jubah agama yang sangat kental. Mudah marah, reaktif, terlalu cepat menuding orang lain …

Jiwa-Jiwa yang Sakit – Sindo Read More »

Wirausaha Aset-aset Teronggok – Jawapos, 16 Juli 2013

Satu hal yang jarang diceritakan anak-anak muda para wirausahawan yang dewasa ini berkilauan adalah bagaimana mereka mendapatkan aset-aset “emas” yang sekarang menjadi kuda mereka. Publik lalu bertanya-tanya, siapa sebenarnya yang ada di balik mereka. Konglomeratkah, bank kah, jenderal? Atau siapa pejabat dan orang kuat di belakang mereka? Memang kita juga menyaksikan lahirnya pengusaha ujug-ujug yang …

Wirausaha Aset-aset Teronggok – Jawapos, 16 Juli 2013 Read More »

Awal dari Kesulitan yang Lebih Besar (4) – Sindo, 11 Juli 2013

Ketika masyarakat Indonesia masih meributkan soal BBM, negara-negara yang visioner justru mulai berpaling ke air. Indonesia sementara ini masih berpikir “kelebihan” dalam segalanya, termasuk air dan minyak, walau faktanya tidak demikian. Air yang saya maksud adalah air yang bersih, menyehatkan, siap digunakan, dapat dipakai dengan mudah (convenient). Bukan air yang semakin menyakitkan dan terkontaminasi pestisida …

Awal dari Kesulitan yang Lebih Besar (4) – Sindo, 11 Juli 2013 Read More »

Jangan Abaikan Hal-hal Remeh – Jawa Pos, 9 July 2013

Anda mungkin pernah mendengar ucapan pelukis terkenal Vincent Van Gogh: “Karya-karya besar hanya bisa dicapai melalui rangkaian karya-karya (perbuatan-perbuatan) kecil.” Padahal tak banyak di antara kita yang ingin melakukan hal-hal kecil yang remeh temeh. Dulu saat membintangi iklan sebuah merek jamu saya juga diminta banyak orang membatalkannya.  Bukan karena tidak heroik, melainkan \”walah, cuma iklan …

Jangan Abaikan Hal-hal Remeh – Jawa Pos, 9 July 2013 Read More »

Awal dari Kesulitan yang Lebih Besar (3) – Sindo, 4 July 2013

Dari jendela kamar saya di lantai 11, pukul 7 pagi yang masih gelap di Takapuna, saya melihat rombongan orang kulit putih sudah sibuk bekerja memperbaiki sebuah rumah. Semuanya datang dengan mobil kerja, truk sedan station wagon yang di belakangnya mengangkut segala jenis barang dan peralatan.  Mereka mengenakan seragam tukang, berwarna orange terang dan segera menutup kaki lima …

Awal dari Kesulitan yang Lebih Besar (3) – Sindo, 4 July 2013 Read More »

Plutokrat – Jawa Pos, 2 Juli 2013

Dunia ini memang tak berhenti berubah. Bila di Indonesia kita masih mempersoalkan berapa persen dari pendapatan nasional yang dinikmati oleh 20% kalangan teratas dan berapa persen yang dinikmati oleh 40% yang berada terbawah (kalangan miskin), maka di negara-negara industri, fokus analisisnya sudah ditujukan kepada 1% yang berada di paling atas yang berpotensi menjadi motor penggerak …

Plutokrat – Jawa Pos, 2 Juli 2013 Read More »

Awal dari Sebuah Masalah yang Lebih Besar (2)- Sindo, 27 Juni 2013

Dari bandara Auckland – New Zealand,  saya menumpang sebuah taksi menuju kota kecil di seberang teluk kota Auckland. Patrick Zambesy, pria berusia 60 tahun keturunan Samoa yang berimigrasi ke New Zealand sekitar 25 tahun lalu menyapa saya dengan hangat.  Mantan pemain rugby itu bertanya berapa harga seliter bensin di Indonesia. Ketika saya katakan sekitar 60 …

Awal dari Sebuah Masalah yang Lebih Besar (2)- Sindo, 27 Juni 2013 Read More »

Mencari Air di Udara – Jawa Pos, 25 Juni 2013

Tak banyak yang menyadari  bumi  ini semakin padat dan terkontaminasi. Dengan 8,1 miliar penduduk, lebih dari 55 persen air yang ada di dalam perut bumi telah menjadi rebutan. Bahkan sekitar 1 miliar manusia diperkirakan tak punya akses terhadap air.  Di daerah yang banyak air sekalipun, padatnya manusia telah mengakibatkan air-air bersih terkontaminasi oleh mineral-mineral berbahaya …

Mencari Air di Udara – Jawa Pos, 25 Juni 2013 Read More »

Neophobia – Kompas, 24 Juni 2013

Tak dapat dipungkiri kehidupan manusia abad ini ditandai dengan seribu satu ketakutan (phobia). Kalau dulu hanya ada rasa takut terhadap ketinggian (acrophobia), air dingin (ablutophobia), atau kegelapan (achluophobia), maka dalam globalisasi kita bisa menyaksikan rasa takut terhadap dominasi asing yang dikenal dengan istilah xenophobia. Pokoknya, abad ini apa saja bisa dijadikan objek ketakutan: rambut, garam, daging, …

Neophobia – Kompas, 24 Juni 2013 Read More »